Rabu, 09 September 2015

Selamat Hari Olahraga Nasional



Pada tanggal 9 September, 67 tahun yang lalu, Presiden Soekarno dengan gagah memasuki Stadion Sriwerdari Surakarta untuk membuka Pekan Olahraga Nasional (PON). Surakarta atau Solo menjadi tempat pertama diselenggarakannya gelaran olahraga akbar terbesar di Indonesia. Pada tanggal pembukaan PON pertama tersebut, akhirnya setiap tanggal 9 September diperingati sebagai Hari Olahraga Nasional.



Di Amerika Serikat, olahraga populer semacam basket, baseball atau American football menjadi hiburan bagi masyarakat. Benar sekali, warga Amerika Serikat sangat menikmati melihat atlet kesayangan bertanding. Tidak jarang, stadion LA Lakers, New York Yankees atau Green Bay Packers sangat penuh ketika mereka bertanding. Tidak heran, Amerika Serikat sangat kuat di olahraga basket, baseball atau American football.
Olahraga sebagai kekuatan bangsa
Amerika Serikat tentu tidak membangun kekuatan besar olahraga hanya dalam waktu 1-2 tahun atau bahkan 10-20 tahun. Amerika Serikat membangun kekuatan olahraganya 50 sampai 80 tahun lalu. NBA didirikan 69 tahun yang lalu, NFL didirikan 95 tahun yang lalu, kemudian MLB didirikan lebih dari 100 tahun lalu.
Pembinaan adalah dasar dari olahraga. Kita tidak bisa berharap Indonesia mendapatkan prestasi olahraga jika beberapa daerah di Indonesia masih kesulitan untuk menikmati fasilitas olahraga yang memadai. Fundamental atau dasar dalam berolahraga harus dibenahi, khususnya di Hari Olahraga Nasional ini.
Olahraga sebagai budaya bangsa
4 
Hampir setiap negara di dunia mempunyai olahraga khas. Pencak silat merupakan olahraga asli Indonesia, kemudian ada olahraga tradiosional Sumo yang berasal dari Jepang. Olahraga sebenarnya merupakan kegiatan khas yang dilakukan nenek moyang kita. Tidak sekedar untuk gaya hidup sehat, tetapi bagaimana kita bisa mencetak bibit unggul olahragawan yang bisa mengharumkan nama Indonesia.
Olahraga sebagai alat pemersatu bangsa
Diadakannya PON yang dihelat 4 tahun sekali bukan sekedar mencari bibit olahragawan Indonesia, tetapi juga untuk menjadi alat pemersatu bangsa. Bertemunya seluruh masyarakat Indonesia pada satu tempat akan membuat kekuatan Indonesia menjadi kuat. Bagaimana kecepatan dan kekuatan dari masyarakat Indonesia timur, kemudian ketepatan ukuran masyarakat Indonesia bagian barat digabung menjadi satu?
Di Hari Olahraga Nasional ini, Indonesia seharusnya bukan berada pada titik membangun dari awal. Tetapi jika itu dilakukan untuk membuat olahraga di Indonesia maju, kami akan bersatu. Selamat Hari Olahraga Nasional.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar